SOMADMOROCCOKumpulan Fatwa Ustadz Abdul Somad
HADITS

Hadits Bersalaman dan Bersalaman Setelah Shalat

Somad Morocco·4 min read
Hadits Bersalaman dan Bersalaman Setelah Shalat

Sumber asli: somadmorocco.blogspot.com

Hadits Bersalaman dan Bersalaman Setelah Shalat

عَنْ قَتَادَةَ قَالَ قُلْتُ لأَنَسٍ أَكَانَتِ الْمُصَافَحَةُ فِى أَصْحَابِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ نَعَمْ

Qatadah bertanya kepada Anas: "Apakah bersalaman itu ada pada shahabat Rasulullah?" Ia menjawab: "Ya". (HR. al-Bukhari).

Keutamaan Bersalaman:

مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا

"Dua orang muslim bertemu, bersalaman, Allah mengampuni mereka berdua sebelum keduanya berpisah". (HR. at-Tirmidzi).

تَصَافَحُوا يَذْهَب الْغِلّ

"Bersalamanlah kamu, karena bersalaman itu menghilangkan hasad dengki". (Riwayat Imam Malik).

Bersalaman Setelah Shalat:

Imam Nawawi: Hukum asal bersalaman adalah Sunnah, melazimkannya pada waktu tertentu tidak mengeluarkannya dari hukum asal Sunnah.

Mufti al-Azhar Syekh 'Athiyyah Shaqar: Bersalaman setelah shalat tidak haram, termasuk anjuran bersalaman ketika bertemu. (Fatawa al-Azhar, juz.8, hal.477).