Sumber asli: somadmorocco.blogspot.com
Talqin Mayat
Pertanyaan: Apa dalilnya talqin mayat?
Jawaban:
عَنْ أَبِى أُمَامَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِذَا مَاتَ أَحَدُكُمْ فَسَوَّيْتُمْ عَلَيْهِ التُّرَابَ فَلْيَقُمْ أَحَدُكُمْ عَلَى رَأْسِ قَبْرِهِ ثُمَّ يَقُولُ يَا فُلاَنَ ابْنَ فُلاَنَةَ فَإِنَّهُ يَسْمَعُ وَلاَ يُجِيبُ ثُمَّ لِيَقُلْ يَا فُلاَنَ ابْنَ فُلاَنَةَ الثَّانِيَةَ فَإِنَّهُ يَسْتَوِى قَاعِداً ثُمَّ لِيَقُلْ يَا فُلاَنَ ابْنَ فُلاَنَةَ فَإِنَّهُ يَقُولُ أَرْشِدْنَا يَرْحَمْكَ اللَّهُ »
Dari Abu Umamah, ia berkata: Rasulullah Saw bersabda: "Apabila salah seorang dari kamu meninggal dunia, kamu telah meratakan tanah di atasnya, hendaklah salah seorang dari kamu berdiri di sisi kepalanya, kemudian berkata: 'Wahai fulan bin fulanah', maka sesungguhnya ia mendengar tapi tidak menjawab. Kemudian berkata lagi: 'Wahai fulan bin fulanah', maka sesungguhnya ia duduk. Kemudian berkata lagi: 'Wahai fulan bin fulanah', maka sesungguhnya ia berkata: 'Bimbinglah kami, semoga Allah merahmatimu'". (HR. ath-Thabrani).
Imam Nawawi dalam kitab al-Adzkar berkata: Talqin hukumnya mustahab (dianjurkan). Demikian juga pendapat ulama Mazhab Syafi'i dan para shahabat Imam Ahmad.



